Pengujian indikasi heteroskedastisitas dengan metode grafik/scatterplot dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut:
Misalkan kita memiliki data seperti berikut:
1. Jalankan regresi linier dengan SPSS, untuk langkah melakukan regresi linier dapat dijalankan dengan comand ANALYZE - REGRESSION - LINEAR,
2. Masukkan variabel sesuai dengan jenisnya (dependen dan independen) seperti berikut:
3. Klik PLOT disamping kanan,
4. Setelah muncul kotak dialog Linear Regression Plot, masukkan pada sumbu X - predicted dependent variables atau ZPRED serta pada sumbu Y - residual atau ZRESID, lalu centang Normal Probability Plots, - CONTINUE:
href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkVc9Z5boXlezURh-gYkxwEMh89SNL75N8PQfSuK7mtjTXFxi98T4arp7Q5WkWpj0BPmOz0c_IfVjwj7IK1noIstEe5dYacmw4gXffSLCZznE0ti0ygkTO9OO0W8qgrEaeEFYErL2CHvw/s1600-h/scatter_3.JPG" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;">
5. Setelah itu Klik OK, maka akan ditampilkan output seperti berikut:
Dapat kita lihat bahwa pada model bersifat homoskedastik, tidak terdapat masalah heteroskedastisitas, dimana peningkatan nilai variabel dependen pada sumbu X diikuti dengan peningkatan residual.
Berikut ini adalah contoh scatterplot dengan indikasi adanya masalah heteroskedastisitas:
Lihat pola scatterplot berikut, peningkatan nilai error pada sumbu X diikuti dengan keragaman yang meningkat pada sumbu Y.
Social Plugin